oleh

Ini Jumlah CPNS Formasi 2019 Yang Lulus SKD dan Jadwal SKB

BIREUENSATU.COM – 396 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sementara 103 diantaranya telah menyelesaikan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di regional XIII BKN Aceh di Banda Aceh. 1 peserta lainnya telah mengikuti SKB di UPT Semarang dan 19 peserta lainnya telah mengikuti seleksi di BKN VI Medan.

“Untuk SKB CPNS Pemkab Bireuen telah selesai dilaksanakan di regional XIII BKN Aceh, kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala BKPSDM Bireuen, Mawardi SSTP MSi melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Zulkifli AB SSos yang dikutip media ini, pada Selasa (15/9)

Kata dia, satu shift seleksi diikuti sebanyak 35 orang peserta, sementara panitia pelaksana merupakan pegawai BKPSDM Bireuen.

“Sesuai dengan rekam data sebelumnya, pelaksanaan SKB lanjutan di Politeknik Lhokseumawe dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 23 dan 24 September 2020 mendatang,” katanya.

Ia juga menjelaskan, pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah menyebabkan pelaksanaan SKB sistem CAT tertunda.

“Sesuai dengan surat Kepala BKN dan Kepala Regional XIII BKN Banda Aceh tentang jadwal SKB CPNS tahun 2019, pengumuman panitia penerimaan CPNS Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Bireuen, akhirnya seleksi ini dapat dilaksanakan,” katanya.

Kata dia, lokasi ujian SKB CPNS Pemkab Bireuen formasi 2019 ditentukan berdasarkan lokasi tes yang dipilih peserta pada saat pendaftaran ulang melalui website.

“Dari 396 peserta yang lulus SKD, ada 1 peserta yang mengikuti SKB di UPT Semarang pada 7 September 2020,” katanya.

Selain itu, 19 peserta lainnya mengikuti seleksi di BKN VI Medan yang juga telah dilaksanakan pada 7 September lalu, dan 103 peserta mengikuti seleksi di BKN Regional XIII Aceh Banda Aceh pada 5 dan 6 September 2020 lalu.

“Sisanya akan mengikuti seleksi di Politeknik Lhokseumawe pada 23 dan 24 September 2020,” sebutnya.

Menurut dia, kelulusan peserta adalah prestasi dan hasil kerja peserta itu sendiri.

“Bagi peserta dari luar Aceh, karena kondisi pandemi Covid-19, pelaksanaan kita limpahkan wewenang ke daerah setempat,” terang Kabid, Zulkifli. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed