oleh

Kemensos RI Salurkan Beras Kepada 25.791 KPM di Bireuen

BIREUENSATU.COM | KOTA JUANG – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mulai menyalurkan bantuan sosial beras dampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kepada 25.791 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) yang tersebar di 17 kecamatan se Kabupaten Bireuen.

Bantuan beras 15 kg tersebut disalurkan untuk tiga bulan terhitung bulan Agustus, September, dan Oktober tahun 2020.

“Penyaluran secara simbolis telah dilakukan pada Senin 28 September 2020 di Kecamatan Gandapura dan Makmur, dan terus berlanjut sampai ke kecamatan di wilayah barat Bireuen,” kata Koordinator PKH Bireuen, Muhammad Faisal ST yang dikutip dari acehsatu.com, pada Rabu (30/9).

Dijelaskannya, dalam proses penyaluran beras bekerjasama dengan Bulog dan pihak terkait lainnya, langsung diantar ke titik distribusi yang ada di kantor kecamatan dan tersebar ke sejumlah titik lain, agar aman dan nyaman bagi masyarakat untuk mengambilnya.

“Pada Selasa 29 September 2020 kemarin, lokasi penyaluran bansos beras ke Kecamatan Kuta Blang dan Peusangan Siblah Krueng,” katanya.

Muhammad Faisal ST menerangkan, Pemerintah melalui Kementerian Sosial melaksanakan program bantuan sosial beras sebagai program jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat miskin dan rentan terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pelaksanaan bansos beras selain upaya mengatasi dampak pandemik Covid 19 secara langsung kepada masyarakat lapis bawah yaitu KPM PKH, juga mendukung perum Bulog dalam melaksanakan tugas menjaga stabilitas ketersediaan pangan nasional/penguatan cadangan pangan pemerintah.

Kementerian Sosial RI melalui program PKH telah mendistribusikan bansos beras secara simbolis dihalaman kantor Camat Gandapura Bireuen, Senin (28/09/2020) diserah Camat Gandapura Mirza Fahmi, Dinas Sosial Bireuen, Mufti Yanuar Pemimpin Cabang BULOG Lhokseumawe, Korkab PKH kepada KPM PKH Gandapura.

“Pendistribusian bansos beras ini akan diberikan selama 3 bulan, untuk tahap ini diberikan langsung dua bulan Agustus dan September, ke depan satu bulan lagi,” jelas Muhammad Faisal. [ ]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed